Kamis, 14 Juni 2012

PUSTAKAWAN INDONESIA PASTI BISA


Perkembangan teknologi informasi saat ini telah mempengaruhi semua bidang, tidak terkecuali perpustakaan. Sebab perpustakaan merupakan tempat penyedia informasi dan sumber pengetahuan. Oleh karena itu perpustakaan harus dapat mengikuti perkembangan agar perpustakaan tetap eksis di bidangnya. Saat ini sudah banyak negara- negara maju membangun perpustakaan yang sesuai perkembangan zaman, misalnya saja perpustakaan yang ada di chicago university, mungkin apabila anda kesana akan tercegang antara kagum dan tidak percaya. Perpustakaan ini mungkin akan menjadi perpustakaan tercanggih saat ini karena semua koleksi buku mereka disimpan di dalam tanah. Sedangkan untuk meletakkan dan menaruh buku semuanya dikerjakan dengan komputer dan robot.
            Pustakawan di Indonesia jangan kalah dengan negara- negara maju. Pustakawan Indonesia harus berfikir inovatif dan kreatif bagaimana caranya agar perpustakaan bisa di nikmati oleh semua kalangan dan pemustaka mendapatkan kepuasaan. Namun perpustakaan yang ada di Indonesia hanya beberapa yang sudah memenuhi persyaratan, maksudnya dalam hal fasilitas, koleksi dan SDM. Mungkin itu hanya dapat ditemukan di daerah yang sudah maju. Coba kita lihat ke daerah desa maupun daerah pedalaman. Melihatnya saja sangat menyedihkan, karena kebanyakan di perpustakaan desa dan daerah pedalaman kurang terurus dan akhirnya terbelangkai. Koleksi yang sudah lama, fasilitas apa adanya dan tidak adanya petugas yang asli seorang pustakawan, kebanyakan petugas yang ada disitu petugas suka relawan.
            Ini merupakan tugas dari seorang pustakawan dan juga saya sendiri. Kalau Indonesia menginginkan negara untuk maju maka masyarakat Indonesia harus gemar membaca. kita dapat mencontoh dari negara- negara maju, bagaimana cara mereka mendirikan negaranya seperti itu. Saya pernah mendengar bahwa negara jepang saat terjadi bom atom yang telah menelan beberapa ribu orang itu. Yang pertama kali di tanya oleh Presiden saat itu adalah berapa jumlah guru yang masih hidup. Dan ada lagi contoh ini dari negara Amerika, ada seorang perawat asal Amerika yang mengabdikan dirinya untuk memajukan pendidikan di daerah- daerah terpencil di Pakistan yang saat itu negara Pakistan sedang mengalami kekacauan dan peperangan. Dengan menggalang dana ratusan dolar dari para dermawan di seluruh dunia. Dia melakukannya demi sebuah janji dan keyakinan dalam dirinya bahwa perempuan yang berpendidikan akan mengubah masyarakat secara menyeluruh.
            Kesimpulannya dari cerita di atas, apabila negara Indonesia menginginkan negaranya untuk maju yaitu caranya dengan mengolah pendidikan di Indonesia dengan benar. Cerita di atas mungkin sekilas tidak sesuai dengan pustakawan tapi dibalik semua itu pasti ada keterlibatan antara pustakawan dan perpustakaan. Perpustakaan juga merupakan tempat pendidikan, di negara maju perpustakaan sangat di junjung tinggi keberadaannya namun di Indonesia sebaliknya. Untuk itu  pustakawan harus bisa memberikan informasi, referensi dan dukungan penuh untuk memajukan masyarakat Indonesia. Mendirikan perpustakaan di daerah terpencil, mengajari dan memberi motivasi kepada masyarakat untuk lebih maju.
            Ayo...semangat pustakawan, mari kita majukan negara Indonesia........

Rabu, 13 Juni 2012

BUATLAH MEMBACA SELEZAT BROWNIS


Membaca merupakan kegiatan yang sangat penting. Dengan membaca kita dapat mendapat informasi- informasi yang bermanfaat. Sedikit membaca saja kita sudah memperoleh suatu informasi apalagi banyak membaca.semakin banyak membaca akan mendapatkan informasi yang kita peroleh Misalnya saja, dengan membaca petunjuk-petunjuk atau brosur-brosur yang ada dijalanan, kita mungkin akan memperoleh informasi yang sangat kita butuhkan. Namun sayangnya, banyak orang yang tidak begitu menyadari akan manfaat dari kegiatan membaca tersebut. Banyak orang yang meremehkan kegiatan membaca. Kita dapat mengambil contoh kecil disekitar kita. Misalnya saja banyak orang tidak membaca sebuah peraturan yang ada disuatu tempat sehingga banyak yang melanggar aturan-aturan yang telah dibuat. Sebuah tulisan yang singkat pun tidak mereka baca, apalagi ketika mereka disuruh membaca buku. Melihatnya saja sudah mengantuk, apalagi membacanya. Hal ini merupakan fakta yang menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya membaca masih rendah.
            Namun, disisi lain, banyak juga orang yang menyukai kegiatan tersebut. Mereka menganggap bahwa membaca merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan. Bagi sebagian orang, membaca merupakan sarana hiburan. Dengan membaca mereka dapat merefresh pikiran, memperoleh informasi, dan memperoleh ilmu. Memang bukan sesuatu yang mudah untuk menakhlukan sebuah buku dan membuat membaca tersebut sebagai makanan kita sehari-hari. Apalagi makanan yang lezat seperti browniez. Inilh beberapa cara membuat membaca selezat browniez:
  1. carilah buku dan covernya menarik. Bayangkan saja cover itu seperti tampilan makanan yang kita sukai. Dari tampilan kita akan tertarik dan ingin  mencobanya. Dari cover yang menarik kita juga akan tertarik dan ingin mengetahui isinya.
  2. baca dikit demi sedikit dan pelan. Bayangkan saja saat kita memakan brownis apabila kita memakannya dikit demi sedikit dan pelan, kenikmatannya akan lebih terasa dan membuat ketagihan untuk memakan lagi. Ini sperti halnya dengan membaca, jika kita membacanya dikit demi sedikit kita tidak akan merasa bosan. Jika merasa bosan, cobalah untuk berhenti pada bagian yang menarik sehingga membuat ingin untuk membacanya lagi.
  3. menghayati makna informasi buku. Dengan menghayati isi dari buku yang kita baca, kita mungkin akan memperoleh pengetahuan dan informasi baru yang sangat berharga bagi kita.dengan banyak membaca kita juga dapat berfikir kritis dalam menghadapi suatu masalah.
Please try……………………………………………….